AlMarjan Islamic Studies and Dakwah (AISD)

adalah wadah bersama dalam rangka penyelenggaraan misi dakwah dan studi Islam di lingkungan Yayasan.

5 Kegiatan AISD:

  1. Madrastul Qurro’wal Huffadh, meliputi penyelenggaraan TKA-TPA-TQA A|Marjan unit 112 (berdiri tahun 1989), dan juga kerja sama penyelenggaraan tahfidh Qur’an (hafalan al-Qur’an) guna mencetak hafidh dan hafidhoh dari usia anak-anak hingga orang dewasa.
  2. lkatan Da‘I AlMarjan (IKADA): Wadah pelatihan dan pembinaan da‘i AlMarjan yang akan bertugas mensyiarkan dakwah Islam di berbagai forum, seperti khutbah Jum’at, pengajian majelis taklim, dan lainnya. Organisasi ini memiliki cetak biru bahwa dalam rangka menjalankan tugas mulia ini, tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari penyelenggara sholat Jum‘at mengingat biaya transportasi  telah diberikan oleh organisasi ini.
  3. UMMAHAT (Umi Mengaji dan Menata Hati) :Wadah bersama yang menjalankan fungsi koordinasi atas sejumlah penyelenggaran majelis taklim AlMarjan oleh komite sekolah, khataman AI-Qur’an, atau bentuk kegiatan sejenis lainnya sehingga diperoleh sinergi kalam yang tidak bias pada konfigurasi kelompok, madzhab, manhaj, dan seterusnya, yang mencerminkan pluralitas (bukan pluralisme) referensi keberagamaan keluarga besarAIMarjan. Dipilihnya metode ta’|im (bukan tadris) dalam konteks ini selain didasarkan pada sasaran peserta (mad’u)juga materi penyampaian Iebih banyak monolog (bukan dialog) melalui ceramah yang dikaitkan pada teks dan konteks materi dakwah.
  4. Lajnah Wakaf, Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (LAWAZIS): Panitia pelaksana (amil) yang menggalang instrumen redistribusi sumber-sumber ekonomi yang telah mencapai ketentuan yang mengharuskan mengeluarkan zakat (nisab), menerima kesukarelaan masyarakat untuk berinfaq atau shodaqoh, sekaligus dapat bertindak sebagai nadhir wakaf atas nama Yayasan, dari keluarga besar AIMarjan maupun masyarakat lainnya.
  5. Lembaga Studi Islam dan Peradaban (LSIP): Lembaga Kajian yang mencirikan kegiatan literal, intelektual, dan konseptual yang dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan Iebih lanjut oleh pihak lain dalam rangka penerapan syari’ah Islam yang rahmatan-lil-’alamiin